Minggu, 18 Mei 2014

Pertemuan Pertama Part I

02/03/2014

Pertamakalinya aku bertemu dengan dia, hati ku tak karuan, apakah ini akan terjadi, aku harap aku tidak bermimpi.
   McDonald Kelapa Gading 10:00pm, Aku menunggu nya sekitar satu jam dari pukul 09:00pm. Tak beberapa lama akhirnya dia datang, dia menggunakan sweater hitam, kaos berwarna putih, celana hitam dan hanya mengenakan sandal, tak lupa kacamatanya. dari jauh dia sudah tersenyum kepadaku, aku melihatnya di pantulan cermin yang ada di depan ku, hatiku berdetak semakin kencang tak tahu apa yang harus ku lakukan aku mulai salah tingkah.
Dia langsung duduk di depan ku dan berkata
"maaf aku terlambat, aku ke sini naik taxi, mobil nya di parkiran ga bisa keluar soalnya kehimpit mobil yang lain"
"tak mengapa, kau menemui ku saja aku sudah senang" aku tersenyum, tangan ku bergetar hebat
"apa kamu sudah makan?" tanya dia
"sudah, tadi daripada nunggu, aku makan duluan" jawab ku
"owh begitu" tiba-tiba dia melirik gelas ice cream yang sedang aku makan "Ice Cream nya sampai mencair seperti itu, pasti kau sudah lama menunggu?"
"lumayan hehe, itu hanya satu jam ko :)" aku tersenyum :)
"hehe maaf ya, apa kau mau makan lagi?" tanya dia
"ia tak mengapa, aku masih terlalu kenyang kalo untuk makan lagi"
"kalo minuman?" tanya dia kembali
"boleh lah" jawab ku
"ayok" dia mengajak ku

    Aku sangat senang sekali, Ini kali pertama aku bertemu seseorang malam-malam di keramayan seperti ini, jantuk ku berdetak sangat kencang takut untuk melakukan kesalahan sedikitpun untuk pertemuan pertama.
   Di Counter Pemesanan
"kau mau minum apa?"
"hmm apa ya" aku terdiam dan bingung karna melihat daftar harganya yang begitu cukup selangit menurut ku :(
"bagaimana kalo cappuccino itu? sepertinya enak" dia menawarkan
"apa ya,, terserah kau saja" aku merasa sangat malu
"lho ko terserah,, kan nanti kamu yang minum"
"hmm.." aku terdiam sejenak "ya sudah di samakan saja seperti pesanan mu"
"hmm... Yasudah coffee nya satu cappuccino nya satu ya mas" dia mulai memesan "oh ia kau mau kue?" di manawari lagi
"hmm... aku masih kenyang" aku menolak karna tak kuasa melihat daftar harga yang begitu tak biasa bagiku
"hmm ya sudah" dia tersenyum padaku "mas cheese stick nya satu ya" dan akhirnya dia memsan camilan.
Minuman sudah di pesan dan kami pun mencari tempat untuk duduk. 
"kita mau duduk di mana?" tanya dia
"di atas bisa tidak?" jawab ku sambil menunjuk ke arah tangga
"owh baiklah kamu mau di atas?, maaf tolong kamu pegang minuman nya, aku yang bawa camilan nya" dia meninta tolong
"oh ia baiklah" sambil mengambil minuman yang sudah di pesan
    Kami pun menuju lantai 2, Aku merasa sangat canggung, di atas banyak sekali orang yang berpasangan secara normal.Yang kulakukan hanya memalingkan wajah ku karna malu, aku hanya takut dia merasa canggung dengan kita hanya berdua berdua di sini. Akhirnya kita memilih tempat yang paling ujung, kursinya nyaman sekali, dan di ujung hanya kita berdua, itu sangat romantis sekali, dan kami pun mulai mengobrol.

    Aku hanya bisa tersenyum bahagia, aku tak tahu mengapa ini sangat membuatku bahagia, hanya melihat senyumnya saja sudah membuat ku betah tak ingin berpaling. Tiba-tiba dia memegang tangan ku, ini sangat mengejutkan, aku hanya bisa menundukan kepala ku sambil meneguk minuman ku.
Aku bertanya "apa kau tidak merasa canggung, kita hanya dua orang pria duduk berdua di sini"
"tidak, tidak sama sekali, aku tak mengenal mereka, dan mereka pun tak mengenal ku" jawab dia sambil tersenyum
"syukurlah" aku pun hanya bisa tersenyum 
"kenapa kau tersenyum?" tanya dia
"aku senang sekali, kau tau... ini pertamakalinya aku mengobrol bersama seorang pria seperti ini :$"
"Sungguh?" dia bertanya
"ia" jawab ku "sedekat ini, dan hanya berdua, aku sangat malu"
"memangnya suka beramai-ramai?" dia tertawa
"tidak, bukan seperti itu hanya saja, ini sangat berbeda" aku tersipu malu
   Tiba-tiba dia menyuapi aku cheese stick, itu sangat membuatku terkejut. Dalam hatiku, apakah dia tidak canggung?, terimakasih tuhan kau telah pertemukan aku dengan orang ini, aku benar-benar tak ingin waktu cepat berlalu. :(

To Be Continued

1 komentar: