Kamis, 16 Oktober 2014

Pertemua Pertama Part II

Masih di McDonald Kelapa Gading

Aku hanya bisa terpaku ketika berbicara dengannya, aku malu sekali, aku takut dia kecewa dengan pertemuan pertama kita :'(.
   Tak terasa waktu menunjukan pukul 00:00 sudah dua jam beralau, kita masih betah untuk mengobrol.
"kau pulang malam-malam seperti ini tidak apa-apa?" tanya dia sedikit cemas
"tidak apa-apa, tadi aku sudah izin sama tante ku bakalan pulang pagi" jawab ku sambil tersenyum
"owh,, syukurlah kalo seperti itu" dia membalas senyumanku
"kalau kamu sendiri, apa tidak apa-apa pulang selarut ini?" aku menanyakan
"hahahaha tidak apa-apa, kerjaan ku sedang tidak banyak hari ini, jadi menginap pun tidak akan jadi masalah" jawabnya sambil tertawa kecil
  dia memegang tangan ku, aku malu dan mulai salah tingkah, lalu dia meremas tangan ku, aku semakin tidak karuan, kucoba membalas meremas tangan nya, dia memandangi ku, aku tak tahu apa yang harus ku lakukan, itu membuatku gila tak ingin ku melepas tangan nya. dalam pikiran ku kenapa orang seperti dirimu baru kulihat sekarang di dunia ini :'(.

  Kita membicarakan banyak hal, salahsatunya mengenai musik, ternyata kita sama-sama menukai musik dengen genre techno modern, itu keren sekali, dia mulai mengeluarkan handphone nya dan memperlihatkan beberapa lagu yang dia suka,
"aku lupa tidak membawa headset, apa kamu bawa?"
"oh ia aku bawa"
dia pun mulai menggunakan headset nya
"kau pakai sebelah lagi, kita mendengarkan lagunya bersama-sama" dia menyuruhku
aku terkejut! "ba..baiklah" apakah ini tidak apa-apa aku bingung.
kita pun mulai mendengarkan musik bersama, dia pun mencari musik yang dia paling sukai.
"bisa kau perlihatkan musik yang kau share di path tempo hari yang lalu?" aku menanyakan
"yang mana ya?" dia menanyakan
"hmmm,, yang ini" jawab ku sambil memperlihatkan gambarnya dari handphone ku
"owh yang itu, itu lagunya Zedd judulnya Don't Slam The Cinema, kamu suka lagu itu?"
"ia aku suka lagu itu, keren" jawab ku bersemangat :)
dan kita pun mulai mendengarkan lagu itu bersama. Zedd - Don't Slam The Cinema, Cazwell - No Selfie Control, Shogun - Erhu, BT - Skylarking dan beberapa lagu lain nya. Ini pertamakalinya aku mendengarkan musik satu headset bersama dengan seseorang di tempat keramaian seperti ini. aku merasa seperti bermimpi indah. moment ini adalah salah satu yang ada di dalam wishlist ku, dan ini kulakukan bersamamu :) terimakasih.
tiba-tiba dia menyuapi aku lagi
"tidak ada yang melihat" bisik nya
"haha dasar, kamu nakal ya :p" aku mengejeknya
"hahaha, memangnya kau tidak suka yang nakal ya ?" dia tertawa
hahahaha, kita berdua pun tertawa, aku senang sekali ketika melihat dia tersenyum, itu salah satu yang membuatku tertarik padanya, senyum tulus nya.

Tak terasa waktu menunjukan pukul 03:00am
   Ini lah waktunya untuk berpisah, aku sangat berharap dia mengajak ku bermalam di tempat nya, tapi mungkin lain kali, karena dia sedang sibuk dengan kerjaan nya akhir2 ini. menemui ku pun hanya izin keluar dan dia masih sedang mengerjakan pekerjaan nya.
"sudah jam segini, apa kamu tidak kena marah bos mu ?" tanya ku sedikit cemas
"ia sih, pekerjaan ku masih banyak, tapi aku masih betah di sini :)" jawab nya sambil tersenyum padaku
"hmm, ya sudah kita pulang saja, lagipula ini sudah sangat larut, akupun sudah mulai mengantuk" ajak ku sambil menguap
"baiklah ayo" dia pun berdiri dan mengajak ku keluar
   sebenarnya aku masih betah di sini, tapi mau bagaimanalagi :(

Diluar
"kau naik kendaraan apa pulangnya?" tanya dia sedikit bingung
"aku jalan kaki saja ke depan, tidak terlalu jauh ko dari halte bus transjakarta sunter kelapa gading" jawab ku malu
"ya sudah bareng saja, nanti aku antarkan sampai depan, ayo kita mencari taxinya dulu" dia pun mengajak ku
   15 menit berlalu, dan kami pun belum mendapatkan angkutan yang super selangit itu untuk tarif ongkosnya.
   30 menit pu berlalu, akhirnya ada juga taxinya, kita pun menaiki kendaraan terebut
"mas ke rumah sakit mediros, tapi muter lewat depan ya" dia memberikan arah
aku hanya bisa terdiam dan mulai merasa gelisah, tiba2 dia memegang tangan ku, dan menciuminya. aku pun bersanda di pundak nya, rasanya nyaman sekali, aku benar senang sekali.
"terimaksih ya, aku sangat senang sekali :)"
"ia sama-sama, akupun merasa sangat senang :)"
tak terasa sampailah di depan halte bus,
tak ada yang bisa aku katakan selain kata terimaksih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar