Masih di McDonald Kelapa Gading
Aku hanya bisa terpaku ketika berbicara dengannya, aku malu sekali, aku takut dia kecewa dengan pertemuan pertama kita :'(.
Tak terasa waktu menunjukan pukul 00:00 sudah dua jam beralau, kita masih betah untuk mengobrol.
"kau pulang malam-malam seperti ini tidak apa-apa?" tanya dia sedikit cemas
"tidak apa-apa, tadi aku sudah izin sama tante ku bakalan pulang pagi" jawab ku sambil tersenyum
"owh,, syukurlah kalo seperti itu" dia membalas senyumanku
"kalau kamu sendiri, apa tidak apa-apa pulang selarut ini?" aku menanyakan
"hahahaha tidak apa-apa, kerjaan ku sedang tidak banyak hari ini, jadi menginap pun tidak akan jadi masalah" jawabnya sambil tertawa kecil
dia memegang tangan ku, aku malu dan mulai salah tingkah, lalu dia meremas tangan ku, aku semakin tidak karuan, kucoba membalas meremas tangan nya, dia memandangi ku, aku tak tahu apa yang harus ku lakukan, itu membuatku gila tak ingin ku melepas tangan nya. dalam pikiran ku kenapa orang seperti dirimu baru kulihat sekarang di dunia ini :'(.
Kita membicarakan banyak hal, salahsatunya mengenai musik, ternyata kita sama-sama menukai musik dengen genre techno modern, itu keren sekali, dia mulai mengeluarkan handphone nya dan memperlihatkan beberapa lagu yang dia suka,
"aku lupa tidak membawa headset, apa kamu bawa?"
"oh ia aku bawa"
dia pun mulai menggunakan headset nya
"kau pakai sebelah lagi, kita mendengarkan lagunya bersama-sama" dia menyuruhku
aku terkejut! "ba..baiklah" apakah ini tidak apa-apa aku bingung.
kita pun mulai mendengarkan musik bersama, dia pun mencari musik yang dia paling sukai.
"bisa kau perlihatkan musik yang kau share di path tempo hari yang lalu?" aku menanyakan
"yang mana ya?" dia menanyakan
"hmmm,, yang ini" jawab ku sambil memperlihatkan gambarnya dari handphone ku
"owh yang itu, itu lagunya Zedd judulnya Don't Slam The Cinema, kamu suka lagu itu?"
"ia aku suka lagu itu, keren" jawab ku bersemangat :)
dan kita pun mulai mendengarkan lagu itu bersama. Zedd - Don't Slam The Cinema, Cazwell - No Selfie Control, Shogun - Erhu, BT - Skylarking dan beberapa lagu lain nya. Ini pertamakalinya aku mendengarkan musik satu headset bersama dengan seseorang di tempat keramaian seperti ini. aku merasa seperti bermimpi indah. moment ini adalah salah satu yang ada di dalam wishlist ku, dan ini kulakukan bersamamu :) terimakasih.
tiba-tiba dia menyuapi aku lagi
"tidak ada yang melihat" bisik nya
"haha dasar, kamu nakal ya :p" aku mengejeknya
"hahaha, memangnya kau tidak suka yang nakal ya ?" dia tertawa
hahahaha, kita berdua pun tertawa, aku senang sekali ketika melihat dia tersenyum, itu salah satu yang membuatku tertarik padanya, senyum tulus nya.
Tak terasa waktu menunjukan pukul 03:00am
Ini lah waktunya untuk berpisah, aku sangat berharap dia mengajak ku bermalam di tempat nya, tapi mungkin lain kali, karena dia sedang sibuk dengan kerjaan nya akhir2 ini. menemui ku pun hanya izin keluar dan dia masih sedang mengerjakan pekerjaan nya.
"sudah jam segini, apa kamu tidak kena marah bos mu ?" tanya ku sedikit cemas
"ia sih, pekerjaan ku masih banyak, tapi aku masih betah di sini :)" jawab nya sambil tersenyum padaku
"hmm, ya sudah kita pulang saja, lagipula ini sudah sangat larut, akupun sudah mulai mengantuk" ajak ku sambil menguap
"baiklah ayo" dia pun berdiri dan mengajak ku keluar
sebenarnya aku masih betah di sini, tapi mau bagaimanalagi :(
Diluar
"kau naik kendaraan apa pulangnya?" tanya dia sedikit bingung
"aku jalan kaki saja ke depan, tidak terlalu jauh ko dari halte bus transjakarta sunter kelapa gading" jawab ku malu
"ya sudah bareng saja, nanti aku antarkan sampai depan, ayo kita mencari taxinya dulu" dia pun mengajak ku
15 menit berlalu, dan kami pun belum mendapatkan angkutan yang super selangit itu untuk tarif ongkosnya.
30 menit pu berlalu, akhirnya ada juga taxinya, kita pun menaiki kendaraan terebut
"mas ke rumah sakit mediros, tapi muter lewat depan ya" dia memberikan arah
aku hanya bisa terdiam dan mulai merasa gelisah, tiba2 dia memegang tangan ku, dan menciuminya. aku pun bersanda di pundak nya, rasanya nyaman sekali, aku benar senang sekali.
"terimaksih ya, aku sangat senang sekali :)"
"ia sama-sama, akupun merasa sangat senang :)"
tak terasa sampailah di depan halte bus,
tak ada yang bisa aku katakan selain kata terimaksih.
My Dairy
Ini Cerita Tentang Kehidupan Ku
Kamis, 16 Oktober 2014
Minggu, 18 Mei 2014
Pertemuan Pertama Part I
02/03/2014
Pertamakalinya aku bertemu dengan dia, hati ku tak karuan, apakah ini akan terjadi, aku harap aku tidak bermimpi.
McDonald Kelapa Gading 10:00pm, Aku menunggu nya sekitar satu jam dari pukul 09:00pm. Tak beberapa lama akhirnya dia datang, dia menggunakan sweater hitam, kaos berwarna putih, celana hitam dan hanya mengenakan sandal, tak lupa kacamatanya. dari jauh dia sudah tersenyum kepadaku, aku melihatnya di pantulan cermin yang ada di depan ku, hatiku berdetak semakin kencang tak tahu apa yang harus ku lakukan aku mulai salah tingkah.
Dia langsung duduk di depan ku dan berkata
Dia langsung duduk di depan ku dan berkata
"maaf aku terlambat, aku ke sini naik taxi, mobil nya di parkiran ga bisa keluar soalnya kehimpit mobil yang lain"
"tak mengapa, kau menemui ku saja aku sudah senang" aku tersenyum, tangan ku bergetar hebat
"apa kamu sudah makan?" tanya dia
"sudah, tadi daripada nunggu, aku makan duluan" jawab ku
"owh begitu" tiba-tiba dia melirik gelas ice cream yang sedang aku makan "Ice Cream nya sampai mencair seperti itu, pasti kau sudah lama menunggu?"
"tak mengapa, kau menemui ku saja aku sudah senang" aku tersenyum, tangan ku bergetar hebat
"apa kamu sudah makan?" tanya dia
"sudah, tadi daripada nunggu, aku makan duluan" jawab ku
"owh begitu" tiba-tiba dia melirik gelas ice cream yang sedang aku makan "Ice Cream nya sampai mencair seperti itu, pasti kau sudah lama menunggu?"
"lumayan hehe, itu hanya satu jam ko :)" aku tersenyum :)
"hehe maaf ya, apa kau mau makan lagi?" tanya dia
"ia tak mengapa, aku masih terlalu kenyang kalo untuk makan lagi"
"kalo minuman?" tanya dia kembali
"boleh lah" jawab ku
"hehe maaf ya, apa kau mau makan lagi?" tanya dia
"ia tak mengapa, aku masih terlalu kenyang kalo untuk makan lagi"
"kalo minuman?" tanya dia kembali
"boleh lah" jawab ku
"ayok" dia mengajak ku
Aku sangat senang sekali, Ini kali pertama aku bertemu seseorang malam-malam di keramayan seperti ini, jantuk ku berdetak sangat kencang takut untuk melakukan kesalahan sedikitpun untuk pertemuan pertama.
Di Counter Pemesanan
"kau mau minum apa?"
"hmm apa ya" aku terdiam dan bingung karna melihat daftar harganya yang begitu cukup selangit menurut ku :(
"bagaimana kalo cappuccino itu? sepertinya enak" dia menawarkan
"apa ya,, terserah kau saja" aku merasa sangat malu
"lho ko terserah,, kan nanti kamu yang minum"
"hmm.." aku terdiam sejenak "ya sudah di samakan saja seperti pesanan mu"
"hmm... Yasudah coffee nya satu cappuccino nya satu ya mas" dia mulai memesan "oh ia kau mau kue?" di manawari lagi
"hmm... aku masih kenyang" aku menolak karna tak kuasa melihat daftar harga yang begitu tak biasa bagiku
"hmm ya sudah" dia tersenyum padaku "mas cheese stick nya satu ya" dan akhirnya dia memsan camilan.
"hmm apa ya" aku terdiam dan bingung karna melihat daftar harganya yang begitu cukup selangit menurut ku :(
"bagaimana kalo cappuccino itu? sepertinya enak" dia menawarkan
"apa ya,, terserah kau saja" aku merasa sangat malu
"lho ko terserah,, kan nanti kamu yang minum"
"hmm.." aku terdiam sejenak "ya sudah di samakan saja seperti pesanan mu"
"hmm... Yasudah coffee nya satu cappuccino nya satu ya mas" dia mulai memesan "oh ia kau mau kue?" di manawari lagi
"hmm... aku masih kenyang" aku menolak karna tak kuasa melihat daftar harga yang begitu tak biasa bagiku
"hmm ya sudah" dia tersenyum padaku "mas cheese stick nya satu ya" dan akhirnya dia memsan camilan.
Minuman sudah di pesan dan kami pun mencari tempat untuk duduk.
"kita mau duduk di mana?" tanya dia
"di atas bisa tidak?" jawab ku sambil menunjuk ke arah tangga
"owh baiklah kamu mau di atas?, maaf tolong kamu pegang minuman nya, aku yang bawa camilan nya" dia meninta tolong
"oh ia baiklah" sambil mengambil minuman yang sudah di pesan
Kami pun menuju lantai 2, Aku merasa sangat canggung, di atas banyak sekali orang yang berpasangan secara normal.Yang kulakukan hanya memalingkan wajah ku karna malu, aku hanya takut dia merasa canggung dengan kita hanya berdua berdua di sini. Akhirnya kita memilih tempat yang paling ujung, kursinya nyaman sekali, dan di ujung hanya kita berdua, itu sangat romantis sekali, dan kami pun mulai mengobrol.
"owh baiklah kamu mau di atas?, maaf tolong kamu pegang minuman nya, aku yang bawa camilan nya" dia meninta tolong
"oh ia baiklah" sambil mengambil minuman yang sudah di pesan
Kami pun menuju lantai 2, Aku merasa sangat canggung, di atas banyak sekali orang yang berpasangan secara normal.Yang kulakukan hanya memalingkan wajah ku karna malu, aku hanya takut dia merasa canggung dengan kita hanya berdua berdua di sini. Akhirnya kita memilih tempat yang paling ujung, kursinya nyaman sekali, dan di ujung hanya kita berdua, itu sangat romantis sekali, dan kami pun mulai mengobrol.
Aku hanya bisa tersenyum bahagia, aku tak tahu mengapa ini sangat membuatku bahagia, hanya melihat senyumnya saja sudah membuat ku betah tak ingin berpaling. Tiba-tiba dia memegang tangan ku, ini sangat mengejutkan, aku hanya bisa menundukan kepala ku sambil meneguk minuman ku.
Aku bertanya "apa kau tidak merasa canggung, kita hanya dua orang pria duduk berdua di sini"
"tidak, tidak sama sekali, aku tak mengenal mereka, dan mereka pun tak mengenal ku" jawab dia sambil tersenyum
"syukurlah" aku pun hanya bisa tersenyum
Aku bertanya "apa kau tidak merasa canggung, kita hanya dua orang pria duduk berdua di sini"
"tidak, tidak sama sekali, aku tak mengenal mereka, dan mereka pun tak mengenal ku" jawab dia sambil tersenyum
"syukurlah" aku pun hanya bisa tersenyum
"kenapa kau tersenyum?" tanya dia
"aku senang sekali, kau tau... ini
pertamakalinya aku mengobrol bersama seorang pria seperti ini :$"
"Sungguh?" dia bertanya
"ia" jawab ku "sedekat ini, dan hanya berdua, aku sangat malu"
"Sungguh?" dia bertanya
"ia" jawab ku "sedekat ini, dan hanya berdua, aku sangat malu"
"memangnya suka beramai-ramai?" dia tertawa
"tidak, bukan seperti itu hanya saja, ini sangat berbeda" aku tersipu malu
Tiba-tiba dia menyuapi aku cheese stick, itu sangat membuatku terkejut. Dalam hatiku, apakah dia tidak canggung?, terimakasih tuhan kau telah pertemukan aku dengan orang ini, aku benar-benar tak ingin waktu cepat berlalu. :(
To Be Continued
To Be Continued
Minggu, 23 Februari 2014
Daymare
Kemarin gw ketemu sama orang yang namanya Rudiansyah (Namanya gw ga samarkan), dan
itu adalah mimpi buruk buat gw
Niatnya gw cuman pengen jalan2 aja ngilangin penat, karna bosen di rumah mulu sendirian dan kebetulan gw lagi galau tingkat asia africa :v, Ta-da tidak disanganka ketemu dia. (Fakkk)
Kebetulan dia orang yang dari dulu sempat gw hindari dan
entah tidak di sangka kita ketemu kemarin sore, dan rasanya ketemu dengan
dia itu seperti ketemu zac efron dan bilang mau jadi pacar gw (what!! ga
mungkin) LOL :v mungkin kenyataannya180 derajat dari itu -_- .
Kenapa gw bilang mimpi buruk
Karna dari awal gw takut kalo ketemu dia
flash back
Dulu, pertamakali kenal dia di facebook, waktu itu gw lagi iseng-iseng pengen ketemuan sama orang, dan gw pun coba chat semua orang yang lagi online, beberapa ada yang balas sampai akhirnya orang itu pun balas(Rudi), ya sudah daripada gw bt karna ga ada teman ngobrol, pada akhirnya gw ladenin. Tiba- tiba dia ngajak gw ketemu dan bilang dia tinggal masih di sekitr daerah cicurug, wah masih satu daerah sama tempat gw tinggal . Berhubung gw juga lagi bt ya sudah lah gw terima ajakan nya, waktu itu kita ketemuan di depan warnet entah gw lupa apa nama warnetnya, dan kita pun ketemuan dia baru pulang sekolah SUPRISE!! gw kaget banget liat dia, giginya di behel, pake soft lens, celananya ketat, kancing bajunya di buka (biar keliatan dadanya), warna sepatunya engga banget (pink!!). Kyaaaaa~ teriak gw dalam hati :v
Dia terlalu gimana gt ya mungkin lebay kalo kasarnya dan aku
kurang suka
Dulu dia sempat bilang kalo dia suka sama gw
Dan ingin jadi pacar gw
Dulu gw memang lagi single jg
Tapi gw memang ga pernah ada feel sedikitpun sama dia
Hehe
Lanjut
Lu tahu kemarin itu mengejutkan sekali dia panggil2 gw sayang kenceng banget pas lagi keliling-keliling cari baju (omaygat mau di taro di mana muka gw yang
Rasanya penga kabur dari kehidupan yang kelam ini (lebay)
Terus pas makan dia suapin gw maksa banget, anjir ini makanan ga ketulungan pedesnya entah berapa sendok sambal yang dia tuangin, selain itu orang-orang liatin kita pula (ga kebayang apa yang mereka pikirkan) gw kan canggung kalo masih di daerah gw
Kecuali mungkin kalo untuk di Jakarta dan tempat yang dah ga
asing lagi buat homo sih ya fine-fine aja
Mungkin gw akan lebih cuek untuk masalah itu.
Terus yang paling parah pas pulang dia gandeng tangan gw sambil kepalanya nyender ke pundak gw, lu tau itu di mana? di angkot mamen di
kendaraan umum, banyak orang bro (freakingfukingforever), terus kalo ngomong itu ga bias di kecilin volume nya, loud speak
pokonya, udah kayak pake toa aja tuh orang. Gw cuman bisa pasrah menerima semua ini dengan lapang dada (Lebay)
Pasti banyak orang ngiranya kita pasti lagi pacaran Oh Ghad :'(, Parah pokoknya niatnya refreshing yang jadi malah mimpi
buruk,
Langganan:
Komentar (Atom)